Situ Gintung Menangis



TANGERANG, Musim kemarau yang terjadi selama sekitar enam bulan setiap tahun tidak pernah membuat situ atau danau Gintung mengalami kekeringan seperti yang terjadi pascatragedi jebolnya tanggul Situ Gintung di Tangerang, Banten, Jumat dini hari (27/3).

“Situ Gintung tidak pernah mengalami kekeringan seperti ini,” kata Sumarno (33), warga sekitar Situ Gintung di Tangerang, Sabtu. Ia mengatakan, air danau memang pernah menyurut pada musim kemarau pertengahan 1996 tetapi tingkat menyurutnya hanya beberapa meter.

Sulio (50) yang telah tinggal di sekitar Situ Gintung selama 30 tahun juga mengaku tidak pernah menyaksikan keringnya air danau seperti sekarang ini.

Sementara itu, Surono (65) memaparkan, keringnya danau dicemaskan berpengaruh terhadap keadaan air tanah yang dipakai masyarakat yang tinggal di sekitar Situ Gintung. Apalagi, ujar lelaki yang juga dosen sebuah universitas negeri itu, musim kemarau diperkirakan akan segera tiba.

Situ Gintung terletak di Kelurahan Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Luas Situ Gintung saat ini adalah 21,4 ha dengan kapasitas air 2,1 juta meter kubik.

Situ yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1933 ini pada awalnya dimaksudkan untuk menampung air guna mengaliri sawah yang terdapat di sekitar danau.

Titik jebolnya tanggul Situ Gintung, Ciputat, Tangerang, Jumat (27/3). Air situ meluap hingga menjebol tanggul setelah hujan deras yang melanda kawasan Bogor dan Jakarta.

Kompas.com mencatat ada 34 orang yang meninggal dalam musibah ini serta belasan orang diperkirakan hilang dan masih dalam pencarian petugas SAR. FIA
BACA SEMUA DI WWW.YAUHUI.NET

0 komentar:

Copyright © 2009 - De-Ade And Loo-See - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template