Ponari sholat Gaib


Ponari Salat Gaib untuk Pasien Tewas

JOMBANG, Tak cukup meminta maaf, Ponari, 9, dukun cilik asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, juga menggelar salat gaib dan doa bersama bagi para arwah korban yang tewas di lokasi pengobatannya.

Selain itu, salat gaib dan doa bersama juga ditujukan kepada korban musibah waduk Situ Gintung, Tangerang, Banten. Salat gaib dan doa bersama digelar di halaman rumah Dawuk (Poinem), tempat biasa Ponari melakukan pengobatan dengan media air putih dicelup batu sakti, Jumat (3/4) sore.

“Kami hanya bisa berkirim doa kepada calon pasien yang meninggal. Terutama Mas Nurul Cahyono, di mana Dik Ponari belum sempat memberikan pengobatan, korban sudah lebih dulu mengembuskan napas terakhir,” kata kuasa hukum Ponari, Akhmad Rifai, saat mengawali acara.

Menurutnya, gagasan digelarnya salat gaib itu, muncul dari diri Ponari secara mendadak, Jumat (3/4) pagi. “Saya ditelepon. Dik Ponari bilang, bagaiaman kalau hari libur ini diadakan salat gaib dan istighotsah,” tambah Rifai.

Acara salat gaib dan doa bersama berlangsung relatif lancar, diikuti sekitar 100 warga setempat. Ponari juga tampak ikut dalam jamaah salat gaib, berdampingan dengan Rifai, Wasis (kerabat) dan Khomsin (ayah Ponari).

Dasar Ponari, selama salat berlangsung, dia tak terlihat khusuk. Kendati tangannya telah bersedekap, namun wajahnya menoleh ke kiri dan kanan, dengan mata memandang sejumlah wartawan yang mengambil gambar acara tersebut.

Usai salat gaib dan istighotsah, dilanjutkan makan nasi tumpeng bersama. Diawali pemotongan tumpeng oleh Ponari. Sembari digendong ibundanya, Mukharomah, Ponari memotong tumpeng, kemudian potongan tumpeng diserahkan kepada Khomsin, ayahnya. Dalam kesempatan itu, Rifai yang juga caleg untuk DPR RI dari PKB, melakukan sosialisasi cara mencontreng saat pemilihan legislatif 9 April nanti.

0 komentar:

Copyright © 2009 - De-Ade And Loo-See - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template